Survei privasi menunjukkan bahwa kebanyakan orang membaca syarat dan ketentuan dan menjual informasi pribadi mereka

Kesimpulan: Banyak netizen khawatir bahwa perusahaan teknologi besar mengumpulkan informasi pribadi mereka, tetapi apakah Anda bersedia memberikan privasi jika Anda dapat menghasilkan uang darinya? Hampir setengah dari semua orang yang menanyakan pertanyaan ini dalam survei baru-baru ini menjawab ya, dan akan sangat setuju.

Perusahaan analitik Exploding Topics, yang mengungkap topik yang berkembang pesat bahkan sebelum dimulai, telah mempelajari sejauh mana orang-orang menyadari raksasa teknologi data di tangan mereka. Ini mensurvei 1.617 orang Amerika tentang pandangan mereka tentang informasi pribadi dan kepemilikan konten.

Tanggapan responden tentu berwawasan luas, terutama dalam hal menjual informasi pribadi kepada perusahaan. Hampir setengah dari responden (47,9%) mengatakan mereka akan, 26,5% mengatakan mereka tidak akan, dan sisanya 25,6% mengatakan mereka tidak yakin.

Ada beberapa cara untuk menjual data pribadi Anda, termasuk aplikasi yang memberi hadiah uang atau kupon kepada orang-orang. Tapi bagaimana dengan data yang dikumpulkan oleh perusahaan seperti Facebook dan Google secara default? 70,9% orang berpikir mereka harus menghasilkan uang secara otomatis ketika perusahaan-perusahaan ini menjual data mereka.

Saat Facebook menampilkan iklan tentang sesuatu yang baru saja saya bicarakan

Bagian lain dari survei menanyakan tentang syarat dan ketentuan panjang yang harus disetujui pengguna saat berpartisipasi dalam Layanan atau menggunakan Produk. Hampir 20% mengatakan mereka tidak membacanya, 28,2% mengatakan mereka kadang-kadang membacanya, dan 52,3% mengatakan mereka selalu membaca syarat dan ketentuan, yang tampaknya sangat tinggi. Anda mungkin telah melihat episode 2011 HumancenitiPad dari South Park, di mana Kyle menemukan dirinya dalam posisi kompromi setelah gagal membaca persyaratan layanan saat menerima pembaruan iTunes terbaru.

Mark Zuckerberg melakukannya

Perlu dicatat bahwa Microsoft memiliki kebijakan privasi terpanjang dengan rata-rata 11.806 kata per kebijakan, yang membutuhkan waktu sekitar 59 menit untuk dibaca.

Lebih dari 50% orang mempercayai Apple dengan data mereka – Microsoft berada di urutan kedua dengan hanya 10% – jadi upaya Cupertino untuk menekankan fitur privasi tampaknya berhasil dengan baik. Anehnya, TSMC adalah perusahaan yang paling tidak dipercaya, dan tidak mengherankan, Facebook hanya dipercaya oleh 1,1% orang.

Beberapa bagian menarik lainnya dari laporan ini termasuk alamat IP, yang merupakan pengidentifikasi unik yang kebanyakan orang tidak ingin kumpulkan dan sebagian besar lebih suka mengumpulkan data GPS mereka daripada zona waktu mereka. Pastikan untuk memeriksa laporan lengkapnya di sini.

Terima kasih TechRadar

Baca Juga!

6 Latihan Kekuatan yang Dapat Anda Lakukan Dengan Handuk – LifeSafe

Carl Tavra Saat Anda bosan dengan rutinitas latihan Anda yang biasa, ambil handuk dan tantang …